Kunming here i come! ;D

Sebenarnya kisah ini telah lawas sekali, bahkan lebih lawas dari Raden Wijaya yg pada saat itu belum menemukan buah maja, yg pada waktunya baru mau manjat pohon dan metik buahnya. Tapi kembali lagi, sejarah telah ditorehkan, kutang telah di ujung tiang, dan harus ada seseorang yang mengisahkannya kembali, sebuah legenda, yang akan membuat anak cucu kita berbuncah kebanggaan di hatinya…


*berkaca-kaca


*ngambil tisu, masukin idung.




Jadi ceritanya begini, antara bakat alamiah dan dukungan alam semesta, pada Mei 2009, melalui sebuah ajang pemilihan Duta Wisata Kota Surabaya, secara meyakinkan dan mengesankan saya terpilih menjadi Juara Pertama dan Juara Favorit, yakni sebagai “Cak Surabaya 2009” & “Cak Favorit Surabaya 2009”


bentar yaa.. *mandi kembang*




Pokoknya Alhamdulillah banget deh, diberi kepercayaan sebagai duta wisata. Thanks to Allah, keluarga dan temen” yang udah support. 
cerita ttg awal proses pemilihan dan sebagainya, dilain post kali yaah.. karna ini (kalu bahasa pendidikan) bab yang berbeda.




Sebagai pemenang, saya dan Ning Marisa (Juara Pertama Ning Surabaya 2009) berkesempatan untuk mengunjungi Negara Tiongkok, bukan.. bukan untuk belajar ternak panda atau bercocok tanam bambu, tapi mengikuti CITM 
(bukan obat gatal” juga) tapi CITM disini adalah China International Travel Mart. Jadi kalu diartiin kayak persatuan pemain gundu tingkat dewa *ngaco


yg bener adalah Pameran International komoditi pariwisata dan budaya, jadi disana kita bisa ngeliat both dari berbagai negara diseluruh dunia.


Jadwal acaranya sendiri masih November, jadi mesti nunggu sekitar 6 bulan sebelum keberangkatan. Cukup waktu lah, buat ngurus NPWP dan Paspor.




*5 bulan kemudian*




persiapan udah semakin matang. karena pas bulan November China masuk musim dingin, maka perlengkapan yg mau dibawa pun ga main”, ada ranjau darat, granat lempar, spanduk garuda di dadaku *oke mulai ngawur.


akirnya hari H pun tiba, 18 November 2009 untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di luar negeri. 


Penerbangan dari Surabaya ke Hongkong butuh waktu sekitar 4,5 jam. Transit di HKIA, dengan suhu yang masih bersahabat, yakni sekitar 15 derajat celcius.

Dari Hongkong ke Kunming membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 2 jam. Yang bikin heran ternyata suhu nya lebih rendah daripada Hongkong, apalagi Surabaya. 2-3 derajat celcius. Jadi tau gimana rasanya jadi daging olahan yang dimasukin ke mesin pendingin.. hehe.

Hoaaaeem udah setengah 11 ajah, cerita ttg Kunmingnya di pending dulu yaahh. dilanjutin di part 2 ntar. ahaaaiii see yaa!

Hongkong International Airport, ki-ka: Saya, Pak Arijanto, Pak Adjie, Pak Agung, Ning Marisa

 

Keluar Kunming Airport, senyum nahan dingin.. Brrr..

 

Advertisements

2 thoughts on “Kunming here i come! ;D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s